Langsung ke konten utama

Menelisik Spot Foto Tempo Dulu Di Kawasan Jalan Gula


Jalan gula, mungkin untuk sebagian besar orang di Surabaya sudah hampir tak asing lagi dengan jalan satu ini. Gimana nggak, tempatnya yang cukup strategis yakni berada di pusat kota dan dekat dengan kawasan jembatan merah Surabaya ini memang sudah lumayan dikenal bagi para photo hunters

Yap, jalan kecil ini memang dapat dikatakan sebagai tempat yang lumayan fotoable. Dengan berlatar batu bata, arsitektur bangunan tempo dulu bakalan kerasa banget jika kamu hunting foto di tempat ini. Selain akses yang mudah, spot foto di tempat ini juga nggak dikenakan tarif loh, alias gratis. Hanya saja, kalian akan diminta uang kebersihan secara sukarela oleh bapak-bapak yang sedang berjaga di kawasan jalan gula tersebut. Tapi, sebagai ganti uang sukarela tadi, kalian akan mendapatkan penyewaan sepeda gratis dari bapak penjaga tersebut. Lumayan kan buat mendukung properti foto kamu.

Akses ke tempat ini juga gampang banget loh. Setelah kamu memasuki jalan karet, tengoklah sedikit ke arah kanan, maka kamu akan menemukan plang yang bertuliskan jl. Gula. Nah, disitulah tempat spot foto keren bernuansa tempo dulu satu ini. Jika kamu membawa kendaraan bermotor, maka bisa dititipkan di depan rumah samping jalan gula yang memang ditujukan untuk lahan parkir. Tarif parkir pun dipatok dengan harga sebesar tiga ribu rupiah.


Jalan kecil yang menurut saya sepi ini memang pas banget buat tempat hunting foto. Sewaktu saya berkunjung kesana hanya terdapat beberapa pengunjung saja yang juga sedang mengabadikan foto di tempat ini. Puas jepret-jepret foto selama kurang lebih satu jam, akhirnya saya pun meninggalkan tempat satu ini.

look, our happy face. wk


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Troye Sivan, Australian Boy Who Melts My Ears. LOL

pinterest.com Setelah beberapa tahun yang lalu ngefans banget sama penyanyi Australia, Cody Simpson. Setahun belakangan ini, telingaku lagi demen banget dengerin suaranya si Troye Sivan. Gak jauh-jauh, lagi-lagi hati dan telinga ini tertambat pada penyanyi keturunan Australia, hmm mungkin jodohku orang aussie ^^. Awal kenal Troye ini, waktu temenku yang dengan tidak sengaja memutar Youth di spotify nya. I love that song, for the first time I hear it. Oh my God . Dengan suara tenor dan musik yang super eargasm banget kalo didengerin, jadilah ku mencari-cari tahu siapa sih Troye sivan ini. Cowok kelahiran Juni 1995 ini, which is setahun lebih muda daripada aku, adalah penyanyi, aktor dan juga Youtuber loh, akun youtube pribadinya juga tergolong aktif dan sudah memiliki sekitar 6,5 juta subscriber. Awalnya sempet kecewa, soalnya Troye ini ternyata gay huhu hancur hati kakak L . But, I listen to his music and it was really really great dan tidak mengurangi ra...

Tentang Sebuah Pilihan

Pasti kalian semua pada pernah ngalamin hal yang aku alami hari ini. Sepele banget sih emang, cuma tentang memilih mau makan apa di foodcourt suatu mal yang besar banget. Jujur, kadang hal seperti itu buat kepikiran. Asli. Biasanya, kita harus dihadapkan dengan banyak banget pilihan. Pasti itu bakalan bikin bingung. Ditambah lagi dengan aroma-aroma menggoda yang bikin perut yang emang daritadi udah berdendang ria, bakalan nyanyi riuh rendah dua kali lipat. Nggak jarang juga, kita harus diputer-puter dengan beragam keputusan. Mulai dari masalah harga, rasa, dan bahkan cuma masalah antri. Siapa juga yang mau ngantri panjang banget disaat perut laper, eh pas udah antri lama ternyata menu yang kita pengen udah keburu sold out. Dijamin bakal langsung bete parah lah kalo udah kayak gitu. Ada juga nih kebiasaan orang yang susah banget buat nentuin pilihan. Terkadang, kamu akan melintasi stand itu berulang-ulang dan muter-muter berkali-kali, daaaan pada akhirnya jatuh pada piliha...

Pesan dari Taman

Loc: Selecta, Batu. Taken by dewianzanny Aku sekarang memang tampak sebagai sosok yang membahagiakan. Motto hidupku simple aja sih, ingin membuat orang di sekelilingku merasa senang. Oleh karena itu, aku selalu berusaha untuk dapat menghibur siapapun yang datang ke tempatku. Akhir-akhir ini, keinginanku untuk ngebahagiain orang sudah mulai tercapai. Terlihat dari banyaknya dari mereka yang datang mengunjungiku setiap hari, entah itu pagi, sore ataupun malam. Mulai dari bayi mungil yang masih harus didorong dengan kereta, hingga orang tua yang berjalan menggunakan bantuan tongkat. Terlihat raut wajah senang ketika mereka datang mengunjungiku, bisa dibayangkan betapa senangnya aku melihat hal tersebut. Dengan mendengar derap langkah kaki, suara tawa dan lalu-lalangnya manusia, hal itu membuatku merasa lebih hidup dan tidak terabaikan. Karena, sejujurnya aku benci dengan kesepian, aku mulai muak dengan kesendirian. Oleh sebab itu, luangkan waktumu untuk menjengukku seseka...